Thursday, February 2, 2012

Di sana ada luka

"Sesungguhnya di dalam hati terdapat kekosongan dan kekurangan yang tak dapat diisi oleh suatupun kecuali Allah, terdapat kekusutan yang tidak dapat diurai kecuali dengan pendekatan diri kepada Allah, terdapat penyakit yang tak dapat disembuhkan selain dengan sikap ikhlas dan beribadah hanya kepada-Nya." [Ibnul Qayyim]


Dan di sana, jauh di sudut hati ada luka yang tidak akan dapat bercantum melainkan dengan kembali kepada Allah. Ya, begitulah kita.

Dulu kita pernah sangat dekat dengan-Nya. Kemudian tidak lagi. Ingatkah? Tak apa kalau tak ingat, memang dah lama sangat. Kita terpisah dari tempat asal kita, terpisah dari 'rumah'. Merentasi masa dan ruang, kita pun sampai ke dimensi lain, alam yang jauh lebih kecil -- alam dunia. Kita terpisah jauh dari-Nya, dan ianya sangat menyakitkan. Kita terluka dan berdarah. Ya, itulah kali pertama kita terluka. Dan luka itu meninggalkan bekas yang sangat dalam. Ingat tak bagaimana ayah kita nabi Adam (as) dikatakan tidak henti-henti menangis sehinggakan aliran air mata baginda menjadi sungai?

Semakin usia kita meningkat dewasa, begitu pula sakit dari luka yang membekas, ianya semakin dalam, dan kekosongan di jiwa kian terasa. Lalu kita pun mencuba lah untuk mengisi kekosongan ini dengan pelbagai perkara. Ada dengan hiburan, pekerjaan, harta dan sebagainya. Ada juga yang bertemu dan mengisinya dengan orang, ramai dari kita jatuh tersungkur di sana.

Tetapi, bagaimanakah jika sekiranya setiap pertemuan, setiap ujian, dan setiap kejadian yang berlaku di dalam kehidupan kita adalah bertujuan untuk satu perkara sahaja: membawa kita kembali ke 'tempat asal' kita? Bagaimanakah jika sekiranya setiap kemenangaan, setiap kekalahan, setiap keindahan, setiap kejatuhan, setiap kejahatan, dan setiap senyuman itu hanya bertujuan untuk mendekatkan lagi jarak kita dengan Allah swt? Untuk mendekatkan kita dengan tempat dari mana kita datang, tempat yang kita sangat ingin untuk kembali ke sana?

Bagaimanakah jika segalanya hanyalah tentang pertemuan dengan Dia?

Ya, begitu juga luka ini. Dari yang pertama sampai ke akhirnya, dan segala sesuatu di antaranya..

Pulanglah..

*idea dari 'On Filling the Inner Hole and Coming Home' oleh Yasmin Mogahed

No comments:

Post a Comment