Tuesday, April 10, 2012

Things to remember

Things to constantly remember:
1) When the world pushes you to your knees, You are in the perfect position to pray.
2)If Allah brings you to it, He will bring you through it.
3)The only lasting beauty is the beauty of the heart.
4) Allah places the heaviest burden on those who can carry it's weight.
5) Experience is not what happens to a man. It is what a man does with what happens to him.
6) Beware of this world, For it is sweet and tempting.
7)The world is full of people looking for spectacular happiness while they snub contentment.
8) Learn the wisdom of compromise, For it is better to bend a little than to break.
9) Gratitute to God should be as regular as your heartbeat.

Saturday, April 7, 2012

Berat masa lalu

Salaam..

Alhamdulillah, pada masa ini sedang mengikuti kursus lanjutan untuk muallaf, ditempatkan di asrama untuk 2 minggu. Rasa berat untuk menulis lagi tetapi terasa besar lagi tangungjawab mengenangkan usia yang entah bila kan hujungnya. Pertemuan yang sudah tersurat, bimbang ada kisah yang tak sempat diceritakan, ada pengajaran yang tak sempat dimanfaatkan.

Banyak yang dipelajari di sini, tetapi sayang bukannya dari kelas-kelas, tiada apa pun.

Di sini ada banyak jenis orang, ada banyak kerenah, ada kelebihan dan kekurangan tersendiri. Alhamdulillah, mata ini sudah sukar melihat orang yang lebih kurang dari diri sendiri. Siapa lagi yang lebih jahil? Siapa lagi yang lebih berdosa? Siapa lagi yang lebih kotor hatinya? Tiada siapa melainkan diri sendiri jua..

Di antara ramai, ada segelintir yang terasa sangat 'menganggu'. Biarlah kuceritakan dengan nama samaran.

- Sebelum Islam, Tim menganut agama Kristian. Namun di masa remajanya dia terjerumus dengan black metal, dan akhirnya menjadi penyembah Syaitan - agama 'Satanic', seperti tertera di dokumennya. Terkejut diri ketika melihat tatu kepala setan yang sangat besar di tubuhnya dan berat rasa hati saat mendengar kisahnya, bagaimana upacara mereka, minum darah kambing, dikail di siling, membakar bible dan salib dan sebagainya. Jauh, katanya, jauh dia tersesat.

Pada suatu masa, mereka mengadakan konsert di luar negeri. Tiba-tiba mereka diserbu. Sahabat karibnya ditetak sampai mati dan dia bibelasah sampai pengsan. Ketika sedar, dia berada di surau..

- Mark pula baru memeluk Islam pada awal tahun ini di negara jiran. Kemudian terbiar begitu sahaja. Hanya ketika datang ke sini dia mula belajar. Ketika sedang mengajar mereka mengaji dia mengadu bahawa kerjanya banyak maksiat. Keluarganya berpecah belah dan dia tinggal merempat, lalu bekerja sebagai pemain muzik di kelab-kelab malam di negara jiran.

Mark, Tim dan seorang lagi rakan sedaerah mereka mendekati saya minta diajarkan membaca al-Quran. Sedih, seperti saya, tiada apapun yang mereka pelajari dari kelas. Mereka bertiga jauh lebih tua dari saya namun sangat nampak tulus ingin belajar. Tersentuh hati melihat mereka bersenda gurau, teguran buat diri akan berat masa lalu, akan mahalnya mahar hidayah. Allah, baiknya Allah.. Semoga Allah berikan mereka dan kita petunjuk dan hidayah yang berpanjangan..


“Sesiapa yang Allah kehendaki mendapat hidayah nescaya dilapangkan dadanya untuk menerima Islam dan sesiapa yang dikehendaki sesat nescaya dijadikan dadanya sempit dan sesak seolah-seolah naik ke langit. Demikianlah Allah menimpakan kehinaan kepada orang yang tidak beriman.”
(Surah al-An’am, ayat 125).