Thursday, December 15, 2011

Jadikanlah aku seperti yang kau inginkan

Sebatang buluh yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang buluh ini tumbuh tinggi menjulang melebihi batang-batang buluh lainnya. Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon buluh itu, lalu berkata kepada batang buluh, "Wahai buluh, mahukah engkau kupakai untuk menjadi paip saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?"

Batang buluh menjawabnya, "Oh tentu aku mau bila dapat berguna bagi engkau,
Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku menjadi paip saluran air itu."

Lalu sang petani pun menjawab, "Pertama, aku akan menebangmu untuk memisahkan engkau dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan membelah-belah engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan lancar. Apabila aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi paip yang akan mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang kutanam dapat tumbuh dengan subur."

Mendengar hal ini, batang buluh lama terdiam......

....

kemudian dia berkata kepada petani, "Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku.
Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku, bahkan lebih
sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku yang indah ini, dan pasti tak
tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?"

Petani menjawab persoalan batang buluh itu, " Wahai buluh, engkau pasti kuat melalui semua itu, karena aku memilihmu justeru kerana engkaulah yang paling kuat dari semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah."

Akhirnya batang buluh itu menyerah, "Baiklah, Tuan. Aku ingin sekali berguna
bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang kau kehendaki."

Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang buluh indah yang dulu hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah menjadi paip saluran air yang mengairi sawahnya sehingga padi dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak.

Pernahkah kita berfikir bahawa dengan masalah yang datang silih berganti tak habis-habisnya, mungkin Allah sedang memproses kita untuk menjadi indah di hadapan-NYA? Sama seperti batang buluh itu, kita sedang ditempa, ALLAH sedang membuat kita sempurna untuk dipakai menjadi penyalur berkat. DIA sedang membuang kesombongan dan segala sifat kita yang tak berkenan bagi-NYA. Tapi jangan khuatir, kita pasti kuat karena ALLAH tak akan memberikan beban yang tak
mampu kita pikul. Jadi maukah kita berserah pada kehendak ALLAH, membiarkan DIA bebas berkarya di dalam diri kita untuk menjadikan kita alat yang berguna bagi-NYA?

Seperti batang buluh itu, mari kita berkata, " Ini aku ya ALLAH, perbuatlah sesuai
dengan yang KAU kehendaki."

"semoga Allah memberkahi setiap langkah kita"

Di adaptasi dari: echo budi

No comments:

Post a Comment