Saturday, October 29, 2011

PESONA NABI: Untaian Siroh Nabawiyyah

Wahai kawan mari kemari
Ada nasihat akan kuberi
Jadi pengingat tak lupa diri
Moga manfaat terbawa mati

Nasihat dalam kisah berperi
Tentang junjungan kasih Ilahi
Akan haluskan budi pekerti
Memperindah akhlak pribadi

Pribadi yang sangat istimewa
Dan memang benar adanya
Bahwa dirinya yang sempurna
Akan lahirkan banyak pesona

Pesonanya dalam penampilan
Sungguh sangat mengesankan
Wajahnya ceria lagi tampan
Tutur katanya sangat menawan

Pesonanya dalam kehalusan
Semakin membuatmu terkesan
Bahkan ia bisa memaafkan
Musuh yang selalu menyusahkan

Pesonanya dalam kasih sayang
Sungguh tiada terbilang
Ia rela percepat sembahyang
Mendengar tangis bayi mengerang

Pesonanya dalam kekuatan
Dengan mudah kau saksikan
Ketika ia dapat menjatuhkan
Seorang pegulat dalam pertarungan
Pesonanya dalam keberanian
Akan smakin menyempurnakan
Dalam kepungan terus melawan
Meski sendiri tiada berkawan

Pesonanya dalam pertempuran
Banyak musuh ditaklukkan
Itulah satu bukti kehebatan
Strategi jitu yang ia terapkan

Pesonanya dalam keluarga
Memang sangat luar biasa
Kecintaan pada putra putrinya
Kasih sayang pada istri-istrinya

Pesonanya dalam masyarakat
Hubungan yang sangat merakyat
Tak ada batas maupun sekat
Hingga semua merasa dekat

Pesonanya dalam pemerintahan
Benar-benar satu keberkahan
Karna Rasul tidak memberikan
Bagi mereka yang minta jabatan

Pesonanya dalam keadilan
Tak ada lagi yang meragukan
Semua orang sudah merasakan
Ketika Ia mengambil putusan

Pesonanya dalam kecerdasan
Hasil yang sangat menakjubkan
Di Hudaibiyah ini dibuktikan
Hingga mendapat banyak keuntungan

Ia-lah pesona kehidupan
Yang bertabur keutamaan
Cukuplah sebagai tauladan
Untuk membangun peradaban

Ia-lah pribadi yang mempesona
Qudwah hasanah amat sempurna
Imam manusia teladan utama
Diutus untuk alam semesta

Ia-lah sinar mentari pagi
Yang selalu terangi bumi
Melembutkan hati yang mati
Mengajarkan hidup hakiki

Ia-lah cahaya purnama
Menambah indah malam gulita
Membimbing jiwa yang buta
Memberi kasih sayang dan cinta

Ia-lah bintang gemerlapan
Bertabur di langit kemilauan
Mereka yang dalam kesesatan
Dapati cahaya petunjuk jalan

Ia-lah air pegunungan
Jernih dan segar menyejukkan
Bagi siapa yang membutuhkan
Menghilangkan dahaga kejiwaan

Ia-lah bukit bebatuan
Tegak berdiri tak tergoyahkan
Bagi yang merasa ketakutan
Akan aman di benteng perlindungan

Ia-lah pohon yang tegak berdiri
Akar kokoh menghujam ke bumi
Semangat dan cita-cita tinggi Namun teduh sejuk menaungi

Ia-lah deru angin topan
Yang siap menghancurkan
Segala bentuk kebatilan
Yang kotori nilai kehidupan

Ia-lah gelombang pasang
Sungguh dahsyat menerjang
Hancurkan jiwa pembangkang
Hingga Asma-Nya saja terbilang

Ia-lah api panas membara
Yang akan membakar segala
Sifat lemah dan cinta dunia
Tuk menjadi manusia mulia

Ia-lah senjata yang tajam
Selalu terhunus siap menghujam
Semua musuh merasa terancam
Tak rasakan jiwanya tenteram

Ia-lah pena yang menuliskan
Beribu kata dalam goresan
Setiap saat sampaikan pesan
Bahwa dunia bukanlah tujuan

Ia-lah bait-bait puisi
Tersusun indah penuh arti
Tak mengapa meskipun mati
Cinta padanya selalu di hati

Benarlah ia manusia utama
Dengan hati seluas samudra
Seperti angin sebarkan cinta
Tak ada lagi dendam di dada

Sungguh keutamaan sempurna
Takan bisa diungkap semua
Meski ditambah selaut tinta
Habis sudah kosa dan kata

Tapi kenyataan yang ada
Gambar cahya sangat indahnya
Betapa agung akhlak mulia
Menyebar kasih damai dunia

Ini sekedar satu upaya
Kerja kecil tiada makna
Sebagai bukti kuatnya cinta
Pada junjungan Nabi Mulia


(Dwi Fahrial)
Sumber: dwifahrial.info/?p=347
Diakses pada 28hb Oktober 2011

No comments:

Post a Comment